Jasa Outsourcing Indonesia DINAMIKA MITRA HURESINDO Mitra Profesional Bisnis Anda
Home > Artikel
  • Dahlan: Outsourcing di BUMN tidak sama dengan di pabrik


    Tidak hanya perusahaan swasta yang menggunakan jasa tenaga kerja alih daya atau yang dikenal dengan tenaga outsourcing. Perusahaan-perusahaan pelat merah pun menggunakan jasa outsourcing.

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku akan mengikuti aturan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) terkait pekerja outsourcing di perusahaan BUMN.

    Kemenakertrans mewajibkan perusahaan swasta dan perusahaan BUMN/BUMD mematuhi dan melaksanakan ketentuan outsourcing seperti tertuang dalam Permenakertrans No 19/2012.

    "Kita akan ikut aturan. Terserah mereka (manajemen), itu urusan manajemen. Manajemen harus mengikuti peraturan," ucap Dahlan ketika ditemui di Wisma Antara, Jakarta, Selasa (19/2).

    Walaupun demikian, Dahlan mengatakan, pegawai outsourcing di BUMN tidak sama dengan pegawai outsourcing di pabrik-pabrik. Dahlan mengklaim, tenaga kerja outsourcing BUMN bernasib lebih baik dibanding outsourcing pabrik. Sebab, mereka digaji jauh lebih tinggi.

    "Yang penting BUMN tidak boleh memberi gaji di bawah UMP untuk outsourcing, misalnya outsourcing BRI gajinya jangan samakan outsourcing di industri," jelas Dahlan.

    Dahlan menuturkan, Bank BRI mempunyai puluhan ribu tenaga kerja outsourcing yang gajinya lebih besar dari outsourcing buruh pabrik.

    "BRI itu gajinya bagus bagus, tidak seperti di outsourcing di industri, tapi kita akan ikuti aturan," jelasnya.

    Dalam Pemenakertrans 19/2012 perusahaan swasta dan perusahaan BUMN/BUMD dalam pelaksanaan kebijakan outsourcing untuk memberikan kepastian hukum bagi pengusaha dan pekerja yang diatur lebih lanjut dalam perjanjian kerja di perusahaan masing masing.

    Sumber: http://www.merdeka.com/uang/dahlan-outsourcing-di-bumn-tidak-sama-dengan-di-pabrik.html


     

SHARE

GALERI
VIDEO